Stasiun Klimatologi Pondok Betung
Jl. Raya Kodam Bintaro No. 82 Jakarta Selatan 12070Telp.: (021) 7353018 Fax : (021) 7355262 Tromol Pos : 7019/Jks KL
Email : staklim.pondok.betung@gmail.com
Jendela Informasi Meteorologi, Klimatologi dan Kualitas Udara.! Disajikan secara aktual untuk menunjang aktivitas Anda di berbagai sektor.
Prospek Cuaca Mingguan
Berikut adalah ulasan mengenai Prospek Cuaca Mingguan :
PROSPEK CUACA 30 AGUSTUS s/d 05 SEPTEMBER 2010
1. Pertimbangan Dinamika Secara Umum
Posisi Matahari per tanggal 30 Agustus 2010 berada
pada posisi 09°05’ LU dan posisinya masih berada di wilayah Utara
Indonesia menuju ke arah ekuator, posisinya berada disekitar wilayah perairan
antara Filipina dan Indonesia di wilayah perairan Laut Cina Selatan, sehingga
pemanasan maksimum masih berada pada sekitar wilayah tersebut. Konsekuensi dari
hal tersebut adalah sehingga masih dimungkinkan pada terjadinya penguapan yang
mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang cepat yang mengakibatkan
terjadinya hujan. Tropical Storm “Kompasu” yang terbentuk di perairan Filipina
adalah akibat dari suhu muka laut yang menghangat di wilayah tersbut,
menyebabkan terjadinya pembelokan angin yang menyebabkan konsentrasi awan
banyak tersebar di wilayah
2. Pertimbangan Dinamika Atmosfer Global
Wilayah letak terjadinya penguapan maksimum yang
dilihat dari Phase MJO (Madden Julian Oscillation) diprakirakan berada pada
phase kuadran 5 (perairan
3. Prospek cuaca
Melalui kedua pertimbangan dinamika atmosfer diatas maka wilayah Banten dan DKI Jakarta dalam satu minggu ke depan masih memiliki potensi terjadinya cuaca yang dikatakan masih banyak diliputi oleh kondisi cuaca yang didominasi oleh keadaan hujan dan memiliki intensitas yang bervariasi mulai ringan-sedang dengan keadaan yang cerah berawan pada pagi hari dan berawan pada siang hari serta berpotensi turun hujan pada sore dan malam hari sesekali turun hujan dengan intensitas sedang kadang lebat dalam waktu yang singkat, tetapi masih dimungkinkan terdapat potensi pemanasan maksimum pada pagi hingga siang hari menyebabkan cuaca berubah cepat dari kondisi cerah menjadi hujan.